Sejarah Black Garlic
Warisan Ribuan Tahun,
Dibuktikan Ilmu Pengetahuan
Black garlic lahir dari tradisi kuliner Asia Timur, kini diakui dunia sebagai superfood dengan manfaat luar biasa.
5.000+ Tahun Lalu โ Asia TimurBawang putih digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok, Korea, dan Jepang sebagai tonik vitalitas.
Abad ke-20 โ Korea SelatanTeknik fermentasi bawang hitam modern dikembangkan di Korea, menciptakan rasa manis-umami unik yang menjadi favorit kuliner dunia.
2000-an โ Penelitian IlmiahRiset global membuktikan bawang hitam mengandung S-Allylcysteine (SAC), antioksidan 10x lipat dibanding bawang putih biasa, mendukung jantung, imun, dan metabolisme.
Hari Ini โ GarliciousGarlicious hadir membawa teknologi fermentasi terbaik dengan bawang putih tunggal premium Indonesia untuk kesehatan masyarakat.
History of Black Garlic
Thousands of Years of Heritage,
Proven by Science
Black garlic originated from East Asian culinary traditions and is now globally recognized as a superfood with extraordinary benefits.
5,000+ Years Ago โ East AsiaGarlic used in traditional Chinese, Korean, and Japanese medicine as a vitality tonic.
20th Century โ South KoreaModern black garlic fermentation techniques were developed in Korea, creating a unique sweet-umami flavor beloved worldwide.
2000s โ Scientific ResearchGlobal research confirms black garlic contains S-Allylcysteine (SAC), with 10x the antioxidants of regular garlic, supporting heart health, immunity, and metabolism.
Today โ GarliciousGarlicious brings the best fermentation technology using premium Indonesian single garlic for community health.